Karya: Iis Tarsiyah.
Teman,
apakah kalian memiliki penyakit maag? Apakah kalian tidak takut, penyakit maag
kalian akan mengganggu ditengah ibadah puasa kalian selama bulan ramadhan?
Lalu, tindakan apa yang kalian lakukan agar kalian dapat menjalankan ibadah
puasa tanpa khawatir penyakit maag kalian akan kambuh?
Selama
bulan ramadhan, seringkali kita melihat tayangan stasiun televisi menyajikan
iklan promosi produk-produk yang dihubungkan dengan aktivitas puasa ramadhan yang
kita jalani. Dan, para penonton televisipun akan mendapatkan efek sampingnya
yaitu menjadi korban iklan yang dimana mereka akan membeli produk tersebut
dengan alasan karena tertarik dengan produk tersebut atau mereka memang sangat membutuhkan
produk tersebut. Namun, karena menjadi korban iklan merekapun akhirnya tidak memperhatikan
cara pemakaian atau penggunaan produk tersebut. Dan, salah satunya adalah obat
maag antasida.
Seperti
yang kalian tahu, bahwa produk obat maag antasida menayangkan iklan dimana
produknya digunakan sebagai obat pencegah sakit maag akan kambuh di tengah
ibadah puasa dan produk obat tersebut diminum saat makan sahur dan berbuka
puasa.
Dan,
terbukti teman. Penjualan produk obat maag antasida selama bulan ramadhan
meningkat tajam dibanding di bulan-bulan biasanya. Hal ini karena, banyak orang
yang terkena efek samping dari iklan produk obat maag antasida, yang menayangkan
iklan seolah-olah produk obat maag yang terjual dapat mencegah agar kita tidak
mengalami sakit maag pada saat tengah menjalankan ibadah puasa. Padahal, konsep
dari obat maag itu sendiri adalah untuk mengurangi keluh saat kita sakit maag.
Teman,
perlu kita ketahui bahwa obat maag antasida tidak bisa digunakan sebagai
pencegah penyakit maag karena obat maag antasida mengandung alkali yang
berfungsi hanya untuk menetralkan asam lambung sehingga keluhan sakit maag pada
sang penderita akan berkurang,
Teman,
ada beberapa akibat jika kita mengonsumsi obat maag antasida dalam jangka waktu
yang lama dan berkepanjangan, yaitu:
Bila
terlalu sering mengonsumsi obat maag antasida, misalnya setelah sahur dan
sebelum tidur malam, dapat menyebabkan tubuh mengalami overdosis. Padahal obat
maag antasida banyak mengandung aluminium, kalsium dan magnesium yang dapat
mengganggu saluran pencernaan dalam tubuh dan akan menyebabkan konstipasi
(sembelit).
2. Kerusakan
pada ginjal
Mengonsumsi
obat maag antasida yang berkepanjangan dan tidak sesuai dengan aturan pakai
akan menyebabkan kerusakan pada ginjal karena obat maag antasida yang beredar
di masyarakat luas mengandung aluminium yang melebihi batas konsumsi untuk
tubuh kita.
Teman,
sebenarnya puasa di bulan ramadhan itu sendiri akan membuat penderita penyakit
maag menjadi lebih baikan bahkan sembuh. Walaupun pada awal-awal menjalani
ibadah puasa akan sedikit terganggu karena dalam tahap penyesuaian. Mengapa
demikian?
1. Pola
makan
Teman,
selama kita menjalankan ibadah puasa, otomatis pola makan sehari-hari menjadi
teratur, dan biasanya bagi penderita maag yang merupakan seorang perokok, merekapun
mengurangi kegiatan merokok di bulan ramadhan. Makanan berminyak atau minuman
bersoda juga akan lebih sedikit masuk ke dalam tubuh sehingga keluhan tadi akan
berkurang atau hilang sehingga malah menyembuhkan sakit maag. Dengan berpuasa
juga akan mengurangi tingkat stres sang penderita maag karena pada umumnya
orang akan lebih sabar karena sedang menjalankan puasa. Dengan stres yang
berkurang akan berdampak pada tidak adanya pemicu untuk terjadinya sakit maag.
2, Konsep
berpuasa di bulan ramadhan
Teman,
banyak hikmah dalam menjalankan ibadah puasa di bulan ramdhan. Ada segudang ilmu
yang ditorehkan dari bulan ramadhan. Dan, salah satunya adalah kita diajarkan
untuk dapat menahan diri dan mengontrol diri dalam kegiatan sehari-hari kita.
Contohnya seperti tidak melakukan balas dendam saat terbuka puasa ataupun sahur
karena disinilah Allah swt menguji para umat dalam ibadah berpuasa di bulan
ramadhan yang sebenarnya. Dimana para umatnya di tidak ada larangan untuk makan
dan minum namun. Dan, bagi umatnya yang tidak dapat menahan diri dan mengontrol
diri mereka dalam berbuka puasa dan sahur maka, dengan cepat penyakitpun
datang. Allah Maha Melihat Maha Mengetahui.
3. Power
of Niat
Teman, sebelum kita mengawali ibadah puasa pasti kita telah membaca niat berpuasa, bukan? Salah satu peneliti Kesehatan Nasional mengatakan bahwa niat yang kuat dari seseorang yang mengidap penyakit maag membuat kerja organ dalam sang penderita akan lebih peka. Niat berpuasa telah terucap di mulut, otomatis otak telah tersetting dengan sendirinya. Sehingga, otak yang dimana mengatur seluruh kinerja tubuh kita akan mengatur proses pengeluaran asam lambung dalam tubuh menjadi terkendali yang membuat sang penderita maag akan merasa nyaman dalam menjalankan ibadah puasa.
Teman, sebelum kita mengawali ibadah puasa pasti kita telah membaca niat berpuasa, bukan? Salah satu peneliti Kesehatan Nasional mengatakan bahwa niat yang kuat dari seseorang yang mengidap penyakit maag membuat kerja organ dalam sang penderita akan lebih peka. Niat berpuasa telah terucap di mulut, otomatis otak telah tersetting dengan sendirinya. Sehingga, otak yang dimana mengatur seluruh kinerja tubuh kita akan mengatur proses pengeluaran asam lambung dalam tubuh menjadi terkendali yang membuat sang penderita maag akan merasa nyaman dalam menjalankan ibadah puasa.
Teman,
sebagai tambahan ada langkah-langkah penting yang wajib bagi penderita maag
untuk diaplikasikan dalam mengonsumsi makanan dan minuman saat berbuka puasa
maupun sahur:
- Setiap penderita maag harus mengontrol diri dan kesadaran diri sendiri untuk mengatur pola makan.
- Hindari makanan dan minuman yang banyak mengandung gas dan banyak serat seperti sayuran tertentu (sawi, kol), buah-buahan tertentu (kedondong, nangka, pisang ambon), dan minuman yang mengandung gas (minuman bersoda).
- Hindari makanan yang merangsang pengeluaran zat asam lambung seperti kopi, sari buah sitrus, dan susu.
- Hindari makanan yang sulit dicerna yang dapat memperlambat pengosongan lambung, karena dapat menyebabkan peregangan di lambung yang akhirnya dapat meningkatkan asam lambung antara lain makanan berlemak, kue tart, cokelat, dan keju.
- Hindari makanan yang secara langsung dapat merusak dinding lambung yaitu makanan yang mengandung cuka, pedas, merica, dan bumbu yang merangsang.
- Hindari makanan yang melemahkan klep kerongkongan bawah sehingga menyebabkan cairan lambung dapat naik ke kerongkongan atara lain cokelat, makanan tinggi lemak, dan gorengan.
- Beberapa sumber karbohidrat yang harus dihindari oleh penderita maag antara lain beras ketan, mi, bihun, jagung, singkong, dan tales.
- Kegiatan yang meningkatkan gas di lambung juga harus dihindari yaitu merokok dan mengunyah permen karet.
- Setiap penderita maag harus mengontrol diri dan kesadaran diri sendiri untuk mengatur pola makan.
- Hindari makanan dan minuman yang banyak mengandung gas dan banyak serat seperti sayuran tertentu (sawi, kol), buah-buahan tertentu (kedondong, nangka, pisang ambon), dan minuman yang mengandung gas (minuman bersoda).
- Hindari makanan yang merangsang pengeluaran zat asam lambung seperti kopi, sari buah sitrus, dan susu.
- Hindari makanan yang sulit dicerna yang dapat memperlambat pengosongan lambung, karena dapat menyebabkan peregangan di lambung yang akhirnya dapat meningkatkan asam lambung antara lain makanan berlemak, kue tart, cokelat, dan keju.
- Hindari makanan yang secara langsung dapat merusak dinding lambung yaitu makanan yang mengandung cuka, pedas, merica, dan bumbu yang merangsang.
- Hindari makanan yang melemahkan klep kerongkongan bawah sehingga menyebabkan cairan lambung dapat naik ke kerongkongan atara lain cokelat, makanan tinggi lemak, dan gorengan.
- Beberapa sumber karbohidrat yang harus dihindari oleh penderita maag antara lain beras ketan, mi, bihun, jagung, singkong, dan tales.
- Kegiatan yang meningkatkan gas di lambung juga harus dihindari yaitu merokok dan mengunyah permen karet.
Teman, ayo untuk lebih teliti
dalam membeli produk yang kita gunakan. Apalagi yang berhubungan dengan
kesehatan tubuh kita. Jika ada cara yang lebih aman, mengapa harus memilih yang
tidak aman?
Teman, hikmah dari puasa di
bulan Ramadhan adalah “berpuasalah agar kamu sehat”. Jadi jelas dengan
mengenali penyakit yang kita derita dan mengetahui bagaimana menyiasati
penyakit tersebut saat berpuasa, insyaAllah
Allah akan memberi kemudahan bagi kita untuk dapat menjalani puasa penuh selama
bulan Ramadhan. Karena, Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyanyang.
Referensi:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar