Temanku, sudahkan kalian menjaga lingkungan disekitar kalian dengan baik? Apakah kalian pernah melakukan tindakan buruk yang dapat melukai lingkungan? Pernakah kalian melakukan sesuatu tindakan agar lingkungan ini menjadi lebih baik?
Teman,
perlu kita sadari kalau semakin bertambahnya hari semakin meningkatnya kerusakkan
pada lingkungan kita. Teman, sebaiknya kita merenungkan diri kita karena
perbuatan kitalah yang membuat lingkungan ini semakin hari makin rusak. Dimulai
dari hal yang sepele seperti membuat sampah sembarangan. Membuang sampah-sampah
di selokan yang akan mengalir ke sungai hingga ke lautan akan mematikan
binatang-binatang yang hidup di sungai dan di lautan. Tak heran, jika Pesut
Mahakam yang merupakan salah satu
binatang sungai kebanggaan warga Kalimantan Timur tidak tersiar lagi kabar
baiknya.
Teman,
sekarang kota kita menjadi kota metropolitan. Perekonomian dan investasi di
kota tercinta kita ini semakin berkembang dan maju. Terbukiti, banyak
gedung-gedung tinggi pencakar langit seperti apartemen, mall, hotel, bank, dan
tempat hiburan. Dan sayanglah, gedung-gedung tersebut membabat puluhan bahkan ratusan
lahan.
Teman,
selain gedung-gedung tinggi pencakar langit menhujani kota kita, pemukiman
mewah sudah membanjiri kota Tepian kita. Dengan menebang hutan yang dijadikan
target proyek pemukiman mewah tersebut membuat kita kekurangan gudang paru-paru
oksigen. Selain itu karena berkurangnya pepohonan karena pembabatan hutan dan
lahan hijau membuat kota kita ini sering mengalami banjir dan tanah longsor
jika hujan tiba.
Teman,
penebangan hutan dan lahan hijau bukan hanya merugikan dari sisi lingkungan
yang telah saya sebutkan, tapi juga dari sisi budaya, ekonomi, dan kemanusiaan.
Pada sisi budaya, penebangan menyebabkan masyarakat mulai sulit membedakan
apakah salah merusak lingkungan atau tidak. Masyarakat mulai terbiasa melukai
alam indah kita, semua itu karena hukum sudah lama tidak ditegakkan oleh para
lembaga hukum atau dinas Kehutanan. Sementara di sisi ekonomisnya kegiatan ini
dapat merugikan pendapatan Negara sampai 30 trilyun per tahun. Dan, dari sisi
kemanusiaan, banyaknya spesies tumbuhan dan hewan mulai berkurang drastis
setiap tahunnya, semua karena hilangnya habitat asli mereka.
Teman,
hal-hal yang baru saya sebutkan merupakan penanda bahwa kita tidak peduli lagi
dengan lingkungan kita. Tapi, pernahkan kalian sadari bahwa ketidakpedulian
kita terhadap lingkungan membuat banyak mahkluk hidup yang meninggal. Cotohnya,
sudah saya sebutkan yaitu Pesut Mahakam yang merupakan binatang sungai
kebanggaan kita musnah karena ulah kita juga.
Teman,
selain yang saya sebutkan, pencemaran udara merupakan perusak lingkungan yang
dapat menyebabkan penyakit bagi masyarakat. Pencemaran udara sudah menjadi
tontonan asyik kita sehari-hari di kota Tepian kita. Pencemaran ini disebabkan
oleh dua faktor yaitu faktor alam dan faktor manusia. Masalah lingkungan ini
belum bisa diselesaikan secara tuntas, bahkan polusi makin bertambah setiap
harinya, karena meningkatnya penggunaan kendaraan yang tidak ramah lingkungan,
dan banyak industri, pabrik serta layanan masyarakat seperti pembangkit listrik yang
mengeluarkan asap sebagai hasil residu. Di beberapa titik kota sangat sulit
untuk mencari udara segar, diperkirakan 70% pencemaran terjadi akibat kendaraan
bermotor. Pencemaran udara akan menjadikan suhu bumi lebih panas dari biasanya.
Jika udara sangat panas, seluruh es di antartika akan mencair dan menaikan
tinggi laut sebanyak 60 meter. Air laut sebanyak itu dapat menenggelamkan bukan
hanya Samarinda, tapi juga seluruh benua di bumi. Pencemaran udara bisa juga
mempengaruhi kesehatan setiap manusia terutama masyarakat di kota kita. Adanya
karbon monoksida juga bahan beracun dapat berakibat sangat fatal pada organ
pernapasan. Selain itu, SO2 (sulfur dioksida) dapat menyebabkan
hujan asam yang dapat menyebabkan korosi pada bangunan, kerusakkan hutan, dan
hujan asam dapat membawa dampak buruk ke setiap mahluk hidup.
Teman,
selain pencemaran udara ternyata faktor lainnya adalah pencemaran tanah.
Pencemaran tanah adalah pencemaran akibat zat kimia yang masuk ke permukaan
tanah dan merombak lingkungan tanah yang masih alami. Beberapa penyebabnya
adalah penggunaan pestisida yang berlebihan. Jika sayuran yang kita konsumsi
tumbuh di tanah telah tercemar, akan terjadi gangguan otak, saraf otot, ginjal
bahkan bisa menyebabkan kematian jika mengkonsumsi pada jumlah yang berlebihan.
Pencemaran ini dapat berakibat ke seluruh populasi dengan melalui kontak
sentuhan pada tanah itu sendiri atau air dan udara yang juga dicemari.
Teman,
Allah telah menciptakan kita sebagai mahluk ciptaan-Nya yang berakal. Dengan
akal yang telah diciptakan oleh-Nya, seharusnya kita melakukan upaya-upaya agar
lingkungan yang kita tempati ini tidak menjerit kesakitan lagi. Sebagai solusi
sementara yang kiranya dapat kita lakukan untuk menyelamatkan lingkungan kita
agar tetap terjaga yakni:
1. Tidak
membuang sampah sembarang
Menyadarkan
diri sendiri, jika membuang sampah pada tempat. Namun teman, selain di selokan,
sampah sering kali di buang di jalan raya membuat jalanan menjadi kotor dan
menggangu pengguna jalan serta para pengendara motor dan mobil. Sekali lagi di
ingatkan, bahwa membuang sampah pada tempatnya. Jika kalian berada dalam mobil
kemudian bingung akan membuang dimana sampah. Maka, simpan terlebih dahulu di
sebuah tempat misalkan saja kantong plastik. Kemudian, jika sampai di tempat tujuan
dan menemukan tempat sampah, maka buanglah sampah yang telah kalian kumpulkan
tidak beserta dengan kantong plastik. Sewaktu-waktu kalian akan menggunakan
kantong plastik itu lagi.
2. Service
kendaraan
Apakah
kalian pernah melihat kendaraan yang mengebut di jalan raya? Apakah kendaraan
tersebut mengeluarkan asap? Asap tersebut dapat mengggangu pengguna jalan raya
lainnya. Selain itu, asap yang dikeluarkan merupakan racun selain bagi
lingkungan, racun tersebut dapat mengganggu sistem pernapasan bagi pengguna
jalan yang menghirup asap tersebut. Sehingga, men-Service kendaraan agar tidak mengeluarkan asap yang berlebih
merupakan langkah kecil yang mempengaruh bagi lingkungan kita.
Seluruh
lapisan masyarakat harus dibekali mengenai lingkungan agar menumbuhkan rasa
kepedualian dan kesadaran mereka akan lingkungan yang sehat. Kegiatan-kegiatan
tersebut untuk memberitahu lebih luas penyebab kerusakkan lingkungan, akibat
dari semakin rusaknya lingkungan dan bagaimana cara penanganan agar lingkungan
kita dapat tersenyum kembali.
4 4. Inovasi
dari Pemerintah
Sebaiknya
pemerintah harus memberi sanksi kepada orang atau sekelompok orang yang telah
melakukan tindakan merusak lingkungan kota kita dan memberi penghargaan
kepada orang atau sekelompok orang yang
telah melakukan kebaikan pada lingkungan kota kita. Dengan begini, warga akan semangat untuk melakukan kebaikan dalam membantu
pemerintah dalam menangani kerusakkan lingkungan kota kita.
5 5. Mengadakan
kerja bakti
Setiap RT di wajibkan mengajak warganya untuk bekerja
bakti. Sehingga lingkungan sekitar menjadi bersih dan asri. Kalau sudah begini,
pasti kota Tepian menjadi hijau, bersih, dan sehat.
6 6. Mengolah
sampah dengan kreatif
Kita
juga bisa menyelamatkan lingkungan dengan cara yang menarik untuk seluruh kalangan
yaitu bank sampah. Bank ini juga menghasilkan pendapatan yang lumayan besar.
Kegiatan ini telah diselenggarakan di berbagai sekolah dan tempat–tempat di
kota Samarinda. Bahkan saat ini sudah tercatat ada 1.195 bank sampah di seluruh
di Indonesia dengan melibatkan 106.000 pekerja dan menyumbangkan penghasilan
negara 15,7 miliar setiap bulan. Selain itu, daur ulang sampah juga langkah
kreatif untuk mengolah sampah yang mencemari lingkungan. Sampah dapat diolah
menjadi barang menarik dan dijual. Barang daur ulang berkualitas baik dapat
diekspor dan penjual bisa meraup untung yang cukup banyak.
7 7. Menggalakkan
3R
Reuse,
Reduce, dan Recycle sampai sekarang masih menjadi cara
terbaik dalam mengelola dan menangani sampah dengan berbagai permasalahannya.
Penerapan sistem 3R atau reuse, reduce, dan recycle menjadi
salah satu solusi pengelolaan sampah
di samping mengolah sampah menjadi kompos atau meanfaatkan sampah menjadi
sumber listrik (PLTS; Pembangkit Listrik Tenaga Sampah). Justru pengelolaan
sampah dengan sistem 3R (Reuse Reduce Recycle) dapat dilaksanakan oleh
setiap orang dalam kegiatan sehari-hari. 3R terdiri atas reuse, reduce,
dan recycle. Reuse berarti menggunakan kembali sampah
yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya. Reduce
berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah. Dan Recycle
berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru
yang bermanfaat.
Teman,
sebenarnya ada sebuah solusi yang bersifat jangka panjang, dan untuk
memahaminya silahkan simak pembahasan di bawah ini.
“Telah
nampak kerusakkan di darat dan di laut di sebabkan karena tangan manusia,
supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka,
agar mereka kembali (ke jalan yang benar)” TQS Ar Rum : 41
Maka
telah jelas bahwa segala kerusakkan yang terjadi di muka bumi ini karena
perbuatan manusia yang buruk. Sementara yang membuat manusia melakukan
kerusakkan di muka bumi ini karena manusia tersebut belum mengenali tujuan
hidupnya dan siapa dirinya di muka bumi ini.
“Dan (ingatlah) tatkala Tuhan engkau berkata kepada Malaikat
: Sesungguhnya Aku hendak menjadikan di bumi seorang khalifah. Berkata mereka :
Apakah Engkau hendak menjadikan padanya orang yang merusak di dalam nya dan
menumpahkan darah, padahal kami bertasbih dengan memuji Engkau dan memuliakan
Engkau ? Dia berkata : Sesungguhnya Aku lebih mengetahui apa yang tidak kamu
ketahui.” Qs. Al
Baqoroh : 30
Di
ayat lain pun juga di jelaskan tugas manusia di muka bumi
“Dan
Aku tidak menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (Q.S.
Az-Zariyat, 51: 56)
Ketika
kesadaran dari ayat di atas telah di pahami dan di aplikasikan, maka InsyaAllah
mereka akan sadar bahwa bumi ini adalah milik Allah SWT di mana tugas kita
adalah sebagai hamba-Nya yang wajib taat kepada seluruh (kaaffah) perintah dan
larangan-Nya termasuk menjaga bumi dengan sebaik-baiknya. Juga akan terlahir
kesadaran bahwa sejatinya manusia di bumi ini tidak hidup sendiri melainkan
berdampingan dengan makhluk lainnya, sehingga kita sebagai manusia tidak boleh
saling mendzolimi baik sesama manusia maupun kepada hewan atau tumbuhan.
Pembangunan
kesadaran akan hal ini pun haruslah dengan menjadikan aturan-aturan dari sang
pencipta manusia, Allah SWT, di formalisasi di seluruh bidang kehidupan
masyarakat. Karena apabila masyarakat itu memiliki pemikiran, perasaan, dan
aturan yang sama (Islam) maka InsyaAllah akan tercipta suatu suasana keimanan
yang melahirkan individu-individu yang bertakwa juga menjaga bumi dengan
sebaik-baiknya. Dari sinilah akan lahir generasi-generasi penerus yang akan
menjaga bumi dengan sebaik-baiknya.
Sehingga
apabila hal ini telah terwujud, maka jika di lakukan sebuah pembangunan gedung
atau perumahan yang menghabiskan berhektare-hektare lahan untuk hal
kemashlahatan masyarakat InsyaAllah tidak akan menciptakan kerusakkan dan
pemusnahan pohon-pohon hijau karena kesadaran telah terbangun.
Teman,
namun pada faktanya saat ini kondisi masyarakat belumlah seperti uraian di
atas, maka tugas kita sebagai muslim adalah bersama-sama berupaya untuk
mewujudkan hal tersebut dengan melakukan penyampaian dan pembinaan intensif
kepada masyarakat akan wajibnya dan pentingnya menjadikan aturan-aturan dari
sang pencipta manusia, Allah SWT, untuk di formalisasi di seluruh (kaaffah)
bidang kehidupan masyarakat sebagai solusi terhadap semua masalah-masalah
kehidupan manusia termasuk masalah lingkungan hidup.
REFERENSI:
http://pandudharma.blogspot.com/2013/10/inginkah-kita-membuat-generasi-kita.html
http://pandudharma.blogspot.com/2013/10/keep-green-with-islam-kaaffah.html
http://pandudharma.blogspot.com/2013/10/kota-ku-yang-malang.html
REFERENSI:
http://pandudharma.blogspot.com/2013/10/inginkah-kita-membuat-generasi-kita.html
http://pandudharma.blogspot.com/2013/10/keep-green-with-islam-kaaffah.html
http://pandudharma.blogspot.com/2013/10/kota-ku-yang-malang.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar