Karya: Iis Tarsiyah.
Teman, apakah kalian tidak heran harga bahan pokok makanan dan
minuman di bulan ramadhan melambung tinggi hinggga banyak dari masyarakat tidak
sangggup untuk membelinya? Harga bahan pokok makanan dan minuman di bulan suci
seperti balon yang terlanjur terbang tinggi hingga sang pemiliknya pun tidak
sanggup untuk menangkap kembali balon tersebut.
Teman, setiap bulan ramadhan sebagian besar penduduk Indonesia
khususnya para umat muslim melaksanakan ibadah puasa selama sebulan. Sederhananya,
berpuasa berarti menahan segala hawa nafsu yang termasuk di dalamnya nafsu
makanan dan minuman. Artinya secara logika, permintaan bahan pokok makanan dan
minuman menurun di bulan ramadhan dan hal itu tidak akan ada kenaikan harga
pada bahan pokok makanan dan minuman di bulan ramadhan. Namun, mengapa ini
malah sebaliknya?
Teman, perlu diketahui bahwa ada beberapa faktor yang membuat
harga bahan pokok makanan dan minuman naik: